Langsung ke konten utama
- puasa itu pekerjaan yang bermilenium-milenium lamanya dan sampai hari ini masih tetap misteri yang luar biasa bagi dunia ilmu pengetahuan. Jadi agak bertentangan dengan teori jasad bahwa sesuatu yang mengurangi konsumsi malah menjadi semakin kuat. Seharusnya logikanya kan semakin banyak di di-supply, semakin dia kuat, tapi ini justru malah kebalikannya dengan membatasi supply, membatasi konsumsi, membatasi pemenuhan-pemenuhan jasadiyah malah justru hasilnya penguatan-penguatan sel, sel-sel tubuh malah menjadi semakin kuat.
- banyak saudara2 kita yang sedang mengidap penyakit macem2 oleh dokter-nya atau oleh terapis-nya dianjurkan : jangan makan makanan bergaram ya, jangan makan daging dulu, jangan konsumsi gula dulu, jangan makan nasi dulu dan lain-lain. Semua itu tanpa disadari merupakan bentuk2 lain dari puasa yaitu "menahan","menghindari" atau dalam bahasa jawanya "ngempet".
- Dunia kedokteran memiliki aturan baku dalam menyelamatkan para
pasiennya. Salah satunya aturan adalah harus berpuasa sebelum menjalani
operasi, kondisi pasien saat menjalani operasi membutuhkan nutrisi, namun justru
diharuskan untuk menjalani puasa dengan rentan waktu yang cukup lama
- disamping kita melakukan puasa sebagai kepatuhan kepada perintah Alloh SWT, seyogyanya pada 11 bulan di luar ramadhan alangkah indahnya kita melakukan bentuk2 puasa yang bukan karena perintah Alloh dan bukan karena contoh dari orang lain. Tetapi karena kita memiliki kesadaran bahwa kita harus melakukan pembatasan-pembatasan dan itulah puasa dalam inisiatif kita sendiri
- Puasa dalam bahasa Arab disebut “as-Shiyaam”, yang berarti imsak atau menahan diri,
klo dalam bahasa kedokteran disebut dosis, orang menentukan kesehatan berdasar batas kesehatan, over dosis menjadi tidak sehar, under dosis menjadi tidak sehat dan untuk menentukan batas dosis itu namanya puasa. Rosululloh hanya makan ketika lapar (dia mempuasakan ilmunya mengenai kesehatan sehingga ia menahan diri untuk tidak makan kalau tidak bener2 pada detik yangketika dia memerlukan makan secaramedis dan begitu frekuensi/jumlah makanan mulai punya potensi tidak terlalu positif terhadap badan,beliau dan berhenti makan sebelum kenyang. jangan difikir itu ilmu tentang makan itu juga ilmu tentang puasa.
- Shaum” atau “shiyam” adalah bentuk mashdar dari kata shama–yashumu. Keduanya sama-sama disebut dalam Al-Quran. “Shaum” disebutkan sekali, yaitu dalam surah Maryam ayat ke-26Jadi, kata “shaum” atau “shiyam” dalam Al-Quran digunakan secara berbeda.
“Shaum” dalam surah Maryam di atas merujuk pada arti umum, yaitu al-imsak ‘an ayyi fi’lin au qaulin kana. Menahan diri dari tindakan atau ucapan. Dalam konteks ayat itu, “shaum” tersebut berarti “menahan diri dari ucapan” atau “tidak berkata-kata” atau “diam”.
(Dalam kamus Lisan al-‘Arab karya Ibnu al-Mandzur, “shaum” artinya “tark al-tha’am wa al-syarrab wa al-nikah wa al-kalam” atau “tak makan, minum, berhubungan intim, dan berkata-kata”).
Sedangkan “shiyam” di ketujuh ayat di atas merujuk pada arti spesifik, yaitu arti secara fikih: imsak ‘an al-‘akl wa al-syurb wa al-jima’ min thulu’ al-fajr ila ghurub al-syams ma’a al-niyyah. Tak makan, tak minum, dan tak berhubungan intim sejak fajar terbit hingga matahari terbenam.
Kesimpulannya, perbedaan “shaum” dengan “shiyam” adalah perihal umum dan khusus. “Shaum” lebih umum daripada “shiyam”. Jika “shiyam” hanya digunakan untuk arti berpuasa secara fikih yaitu “menahan diri dari makan-minum-seks”, “shaum” digunakan untuk semua yang dimaksud dalam arti “menahan diri”. Puasa Ramadan atau puasa Senin-Kamis bisa disebut “shiyam”, juga bisa disebut “shaum”.
- Ramadhan itu adl madrasah, yaitu sebagai tempat belajar/ training 1
bulan. nanti setelah Ramadhan adalah ujiannya, setelah ujian kita masuk
sekolah lagi selama ramadhan
- knp ramadhan itu adlh madrasah?
di bulan itu kita belajar menahan
diri, mengendalikan diri dari segala yang Alloh SWT tidak meridhoi,
berusaha sebisa mungkin mendekat kepada-Nya.
11 bulan berikutnya merupakan ujian, apakah nilai2 yang dijalani selama Ramadhan diterapkan di bulan2 yg lain
Komentar
Posting Komentar